kupu-kupu.html

salju-salju.html

Senin, 04 Mei 2015

ORGANISASI DAN TINGKAT KEJUARAAN

ORGANISASI BULUTANGKIS
a. Organisasi Bulutangkis Dunia
Di dunia, organisasi bulutangkis adalah BWF (Badminton World Federation) dan asosiasi ini diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai badan dunia untuk olahraga bulu tangkis. The BWF diberdayakan oleh IOC dan BWF itu 179 Anggota untuk mengatur olahraga bulutangkis di seluruh dunia. Fokus utama BWF itu adalah mengatur, mempromosikan, mengelola dan mengembangkan olahraga di seluruh dunia. Hal ini hanya dapat dicapai dalam kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, yang paling penting adalah BWF Members, lima Continential Konfederasi dan mitra komersial dan media BWF itu.
Markas besar
The BWF memiliki kantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia.
Gedung Amoda, Unit 17.05, Lantai 17
22 Jalan Imbi, 55100 Kuala Lumpur
Tel +603 2141 7155 / Fax +603 2143 7155
bwf@bwfbadminton.org
b. Organisasi Bulutangkis Indonesia
Untuk di Indonesia sendiri, organisasi bulutangkis resmi adalah PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia). PBSI didirikan pada tahun 1951 di Bandung. Ketua PBSI periode saat ini adalah Gita Wiryawan (2012-2016).
Markas PBSI
Jl. Pelatnas PBSI Kel/Kec. Cipayung Jakarta Timur 13840 – Indonesia
Telp : (021) 8445078, 8445080 / Fax : (021) 8445079
E-mail : admin@pb-pbsi.org
TINGKATAN KEJUARAAN BULU TANGKIS KELAS DUNIA
BWF membagi kejuaraan bulu tangkis kelas dunia menjadi beberapa tingkatan, baik kejuaraan individu dan kejuaraan BWF.
Kejuaraan BWF
Yang dimaksud dengan kejuaraan BWF adalah kejuaraan bulu tangkis kelas dunia yang diselenggarakan langsung oleh BWF. BWF akan menunjuk tuan rumah yang akan dijadikan tempat pelaksanaan kejuaraan BWF tersebut ataupun komite olimpiade internasional untuk pelaksanaan kejuaraan bulu tangkis di Olimpiade. Berikut ini merupakan kejuaraan bulu tangkis BWF.
– Kejuaraan Dunia
Kejuaraan Dunia diadakan sejak tahun 1977 dan mulai tahun 1985-2005, kejuaraan dunia diadakan setiap dua tahun sekali. Sejak tahun 2006 hingga sekarang, BWF membuat kejuaraan dunia dilakukan setahun sekali. Namun, setiap tahun keempat, apabila pada tahun tersebut dilaksanakan olimpiade, kejuaraan dunia bulutangkis BWF pada tahun tersebut tidak dilaksanakan. Berita menggembirakan bagi warga negara Indonesia bahwa pada tahun 2015, Jakarta (Indonesia) ditunjuk untuk menyelenggarakan kejuaraan dunia bulutangkis BWF.
– Kejuaraan Dunia Yunior
Sama halnya dengan kejuaraan dunia, kejuaraan dunia yunior bulutangkis BWF merupakan kejuaraan dunia kategori yunior paling bergengsi karena memperebutkan titel pemain terbaik dunia yunior untuk umur dibawah 19 tahun.
– Piala Thomas
Piala Thomas merupakan kejuaraan bulutangkis internasional untuk kategori beregu putra yang diadakan setiap dua tahun sekali. Setiap regu/negara yang mengikuti Piala Thomas terdiri dari 5 kategori (3 tunggal, 2 pasangan). Dalam pertandingan, negara peserta yang memenangkan 3 kategori pertandingan dari 5 kategori tersebutlah yang keluar sebagai pemenang. Indonesia sendiri sudah 13 kali merasakan gelar Piala Thomas, diikuti dengan China dengan 9 kali gelar Piala Thomas dan Malaysia meraih 5 kali gelar juara. Namun sejak tahun 2004-2012, China selalu keluar sebagai juara di Piala Thomas. Indonesia sendiri terakhir merasakan gelar juara Piala Thomas adalah tahun 2002.
– Piala Uber
Sama seperti Piala Thomas, Piala Uber merupakan kejuaaran bulutangkis internasional beregu namun khusus untuk beregu wanita. Piala Thomas dan Piala Uber selalu dilaksanakan bersamaan dalam satu penyelenggaraan kejuaraan yang berlangsung setiap dua tahun sekali. Dalam pertandingan Piala Uber, setiap negara peserta akan memainkan 5 kategori pertandingan (3 tunggal, 2 ganda), sama seperti pertandingan Piala Thomas.  China merupakan negara dengan koleksi terbanyak juara Piala Uber, yaitu sebanyak 11 kali, disusul dengan Jepang menjuarai Piala Uber sebanyak 5 kali, kemudian Indonesia dan Amerika Serikat menjuarai Piala Uber sebanyak 3 kali dan Korea Selatan baru sekali menjuarai Piala Uber. Sejak tahun 1998-2012, China hanya sekali gagal meraih juara Piala Uber setelah kalah di partai puncak dari Korea Selatan pada tahun 2010.
– Piala Sudirman
Piala Sudirman merupakan kejuaraan dunia bulutangkis internasional beregu campuran dengan 5 kategori pertandingan, yaitu tunggal putra / men’s singles, tunggal putri / women’s singles, ganda putra / men’s doubles, ganda putri / women’s doubles, dan ganda campuran / mixed doubles. Sama halnya dengan Piala Thomas-Piala Uber, Piala Sudirman diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pertama kali, Piala Sudirman dilaksanakan di Gelora Bung Karno pada tahun 1989. Pada tahun 2015, Kota Dongguan, China akan menjadi tempat diselenggarakannya Piala Sudirman. Indonesia pernah sekali mencicipi gelar juara Piala Sudirman pada tahun 1989, namun sejak tahun 1991-2013, China dan Korea Selatan menjadi kampiun pada kejuaraan Piala Sudirman ini. Korea Selatan meraih gelar Piala Sudirman sebanyak 3 kali dan China meraih gelar Piala Sudirman sebanyak 9 kali. Sejak tahun 1995-2013, China hanya sekali gagal menjadi juara Piala Sudirman setelah dikalahkan Korea Selatan pada tahun 2003.
– Olimpiade Cabang Olahraga Bulu Tangkis
Bulu tangkis mulai dipertandingkan menjadi salah satu cabang olahraga di Olimpiade sejak tahun 1992 di Barcelona, Spanyol. Pada tahun tesebut, Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma berhasil meraih medali emas untuk Indonesia. Setiap penyelenggaraan Olimpiade sejak dipertandingkan pada tahun 1992, Indonesia hampir selalu meraih medali emas pada cabang ini dan hal ini tampak sudah menjadi andalan Indonesia untuk mendulang emas Olimpiade. Namun sayang untuk penyelenggaraan Olimpiade London 2012, Indonesia gagal total mendulang emas Olimpiade.
Kejuaraan Individu
Kejuaraan individu bulutangkis internasional diselenggarakan oleh masing-masing negara anggota BWF dimana BWF membagi kejuaraan tersebut menjadi beberapa tingkatan. Di setiap tingkatan tersebut, terdapat perbedaan jumlah poin yang diterima untuk peringkat ranking dunia dan jumlah total hadiah di kejuaraan tersebut. Berikut ini merupakan kejuaraan individu bulu tangkis internasional.
– BWF Event
Kejuaraan ini merupakan kejuaraan yang diselenggarakan oleh BWF. Contoh kejuaraan ini adalah BWF World Championship
– Super Series Premiere
Kejuaraan bulu tangkis internasional kelas / tingkatan Super Series Premiere merupakan kejuaraan bulu tangkis internasional bintang enam yang berupa kejuaraan individu. Untuk tingkat Super Series Premiere, hanya ada lima kejuaraan yang memiliki status kejuaraan bulu tangkis internasional super series premiere, yaitu Indonesia Open, Malaysia Open, Denmark Open, China Open, dan All England Open.
– Super Series
Kejuaraan bulu tangkis ini merupakan kejuaraan bulu tangkis internasional setara bintang lima. Kejuaraan bulu tangkis internasional yang berstatus Super Series adalah Korea Open, India Open, Singapore Open, Japan Open, French Open, Australia Open, dan Hongkong Open.
– Grand Prix Gold
GP Gold merupakan kejuaraan internasional bulu tangkis sekelas bintang empat. Yang termasuk kejuaraan internasional bulu tangkis GP Gold adalah India GP Gold, Indonesia GP Gold, German Open Badminton Championship, Badminton Swiss Open, Malaysia GP Gold, China Master – BWF GP Gold, Thailand Open, US Open, Chinese Taipei Open, dan London GP Gold.
– Grand Prix
Kejuaraan bulutangkis grand prix merupakan kejuaraan bulu tangkis sekelas bintang tiga. Contoh kejuaraan Grand Prix ini adalah New Zealand Open, Canada Open, Russian Open, Brasil GP, Vietnam Open, Dutch Open, dan Scottish Open.
– International Challenge
Kejuaraan Internasional Challange merupakan salah satu kejuaraan bulu tangkis internasional. Contoh kejuaraan international challenge ini adalah Swedish Master, Iran Fajr International Challenge, Polish Open, French Open, Kazakhstan International Challenge, dan Maldives Badminton International Challenge.
– International Series
Kejuaraan international series merupakan kejuaraan bulu tangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Contoh kejuaraan international series ini adalah Estonian International, Iceland International, Uganda International, Croatian International, International Argentina, dan Venezuela Internacional.
– Future Series
Future Series merupakan kejuaraan internasional bulu tangkis dengan kelas paling rendah di dunia bulu tangkis profesional.  Contoh kejuaraan future series adalah Riga International, Lithuanian International, dan Slovak Open.
PERHITUNGAN POIN DAN HADIAH KEJUARAAN BULU TANGKIS INTERNASIONAL
Untuk melakukan klasifikasi pemain terbaik dunia masing, BWF melakukan beberapa kriteria perhitungan. Berikut ini merupakan perhitungan point ranking (berdasarkan situs BWF) :
  • Mendapatkan poin penilaian dengan bermain di turnamen berdasarkan tingkat/statusnya
  • Di rangking jika mereka telah bermain di dua atau lebih turnamen berdasarkan status turnamen dalam setahun terakhir
  • Mendapatkan poin dengan bermain dan menang dalam turnamen pertandingan
  • Semakin tinggi level turnamen, semakin banyak poin yang diraih
  • Dapat mengikuti Olimpiade dan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis / Badminton World Championship berdasarkan ranking dunia 
Berdasarkan situs bulutangkis.com, dasar perhitungan poin atlet untuk perhitungan ranking dunia bulu tangkis berdasarkan beberapa hal berikut ini :
  1. Poin yang dihitung hanya dari turnamen selama satu tahun terakhir.
  2. Jika bertanding lebih dari 10 turnamen maka perhitungan poin hanya diambil dari 10 terbaik yang diikuti.
  3. Jika bertanding kurang dari 10 turnamen maka seluruh poin yang diraih masuk dalam perhitungan.
  4. Pertandingan pada turnamen beregu juga masuk dalam perhitungan peringkat.
  5. Jika ada lebih dari 1 kali turnamen beregu yang diikuti pemain maka hanya 1 turnamen dengan nilai tertinggi yang dimasukkan.
  6. Kalau pemain memperoleh BYE pada Round 1 (R1) dan kalah di Round 2 (R2) maka poin yang dihitung adalah poin yang diraih pada R1.
  7. Kalau memperoleh BYE pada R1, menang di R2, dan kalah di R3, maka poin yang dihitung adalah poin yang diraih pada R3.
  8. Kalau menang WO di R1, lalu kalah di R2, poinnya yang diraih pada R2.
  9. Kalau memperoleh BYE di R1, menang WO di R2, kalah di R3 maka poin yang diraih adalah point pada R3.
  10. Pada turnamen grade 3 & 4 jika ada pemain memperoleh Wild Card namun langsung kalah, maka atlet tidak memperoleh poin.
  11. Tambahan Atlet (pasangan) baru akan memperoleh poin jika 2 kali ikut turnamen, dan poinnya akan disimpan dulu untuk turnamen selanjutnya.
Rounds BWF Events(BWF World WCH & OG) BWF Superseries Finals &Premier Super series Grand Prix Gold Grand Prix Intl Challenge Intl Series Future Series
Winner
12000
11000
9200
7000
5000
4000
2500
1700
Runner up
10200
9350
7800
5950
4250
3400
2130
1420
*3/4
8400
7700
6420
4900
3500
2800
1750
1170
5/8
6600
6050
5040
3850
2750
2200
1370
920
9/16
4800
4320
3600
2720
1920
1520
920
600
17/32
3000
2660
2220
1670
1170
920
550
350
33/64
1200
1060
880
660
460
360
210
130
65/128
600
520
430
320
220
170
100
60
129/256
240

170
130
90
70
40
20
257/512
120

80
60
40
30
20
10
513/1024
60

40
30
25
20
10
5
Raihan Poin Bulu Tangkis Berdasarkan Level Kejuaraan / Turnamen Bulu Tangkis
Setiap kejuaraan / turnamen bulu tangkis internasional, menawarkan jumlah hadiah yang beragam. Berikut ini merupakan total hadiah dari berbagai turnamen / kejuaraan bulu tangkis internasional tahun 2015 dalam kalender BWF.
a. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level Super Series Premiere– Indonesia Open 2015 berhadiah USD 750.000 (Level Super Series Premiere) – Malaysia Open 2015 berhadiah USD 500.000 (Level Super Series Premiere) – China Open 2015 berhadiah USD 700.000 (Level Super Series Premiere) – All England Open 2015 berhadiah USD 500.000 (Level Super Series Premiere) – Denmark Open 2015 berhadiah USD 600.000 (Level Super Series Premiere)
b. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level Super Series – Victor Korea Open 2015 berhadiah USD 600.000 (Level Super Series) – Singapore Open 2015 berhadiah USD 300.000 (Level Super Series) – India Open 2015, French Open 2015, Yonex Open Japan 2015, Hongkong Open 2015, berhadiah USD 275.000 (Level Super Series) – Austalian Open 2015 berhadiah USD 750.000 (Level Super Series)
c. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level Grand Prix Gold (GP Gold) – Thailand Open 2015, US Open 2015, Malaysia GP Gold 2015, Indonesia GP Gold 2015, German Open Badminton Championship 2015, India GP Gold, London GP Gold berhadiah USD 120.000 (Level GP Gold) – Swiss Open 2015 berhadiah USD 120.000 (Level GP Gold) – Chinese Taipei Open 2015 berhadiah USD 200.000 (Level GP Gold) – China Master – BWF GP Gold berhadiah total USD 250.000 (Level GP Gold)
d. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level Grand Prix – Korea Open GP – TBC, Macau Open GP berhadiah USD 120.000 (Level GP) – New Zealand Open 2015, Canada Open 2015,  Russian Open 2015, Dutch Open 2015, Scottish Open 2015 berhadiah USD 50.000 (Level GP)
e. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level International Challenge – USA International 2015 berhadiah USD 15.000 (Level International Challenge)
f. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level International Series – Polish International 2015 berhadiah USD 10.000 (Level International Series)
g. Hadiah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Level Future Series – Yonex Riga International 2015 , Kampala International 2015 berhadiah yang tak disebutkan dalam situs BWF
PERINGKAT DUNIA PEMAIN / ATLET BULU TANGKIS
Berdasarkan situs BWF  yang dikeluarkan tanggal 12 Maret 2015, berikut ini merupakan daftar peringkat pemain bulu tangkis terbaik dunia. Chen Long sendiri masih mempertahankan tahta peringkat 1dunia tunggal putra dengan poin 85761. Tahun 2014, Chen Long berhail menjadi juara di BWF Dubai Superseries Final 2014, Yonex Denmark Open 2014, BWF World Championship 2014, Victor Korea open 2014 dan menjadi runner up di kejuaraan Hongkong Open 2014, India Open 2014, dan All England Open 2014. Di tahun 2015 ini, tidak mengejutkan bila Chen berhasil menjadi yang terbaik di All England 2015. Di final All England 2015, Chen berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Jan O. Jorgensen (Denmark) dengan skor 15-21, 21-17, 21-15. Jan O Jorgensen berada diposisi runner up dengan poin 74613 dimana di tahun 2014, ia berhasil menjadi kampiun pada ajang BCA Indonesia Open 2014, 2014 Intersport European Championships dan menjadi semifinalis pada ajang Maybank Malaysia Open 2014, Swiss Open 2014, Yonex-Sunrise India Open 2014, Yonex Japan Open 2014, Hongkong Open 2014, dan BWF Dubai World Superseries Finals 2014. Tahun 2015, Jan berhasil menjadi kampiun di German Open 2015 dan menjadi finalis All England 2015. Son Wan Ho di posisi keempat  dengan poin 62052 setelah di ajang Sunrise Hongkong Open 2014, keluar sebagai juara dan di Denmark Open 2014 berhasil menjadi runner up.  Lin Dan (China), mantan atlet bulutangkis putra no.1 dunia, berada di peringkat tiga dunia dengan poin 65460. Tahun 2014, performa yang ditunjukkan Lin Dan cukup mengesankan dengan berhasil merebut berbagai tahta tertinggi berbagai turnamen seperti Yonex Open Chinese Taipei 2014, The Star Australian Badminton Open 2014, Badminton Asia Championship 2014, dan China Master CPG 2014 serta berhasil menjadi runner up pada ajang China Open 2014. Di ajang All England 2015, Lin berhasil menembus semifinal sebelum dikalahkan Chen Long dengan skor 21-13, 21-12. Atlet putra asal India, K. Srikant, tetap berada diperingkat keempat dengan poin 59397 setelah di tahun 2015 berhasil menjadi juara di ajang Syed Modi International Badminton Championship 2015. Di tahun 2014, Srikant berhasil menjadi juara di ajang Thaihot China Open 2014 setelah di final berhasil mengalahkan Lin Dan dengan skor 21-19, 21-17 dan berhasil masuk babak semifinal di Hongkong Open 2014 dan BWF Dubai Superseries Finals 2014. Mantan peringkat satu bulutangkis dunia tunggal putra asal Malaysia, Lee Chong We,i berada di peringkat kedelapan dengan poin 54831. Tahun 2014, Lee Chong Wei berdiri sebagai runner up Li-Ning BWF World Championships 2014 semifinalis di BCA Indonesia Open 2014, runner-up di Victor Korea Open 2014 dan menjadi juara di Maybank Malaysia Open 2014, Sunrise India Open 2014, Yonex All England Open 2014 dan Yonex Japan Open 2014. Setelah tersiar kabar penggunaan doping, Lee Chong Wei asal Malaysia dilarang bermain dimana berdasarkan berita yang dikeluarkan oleh asosiasi bulutangkis malaysia (BAM) menyatakan bahwa ditemukan adanya unsur doping (dexamethasone) dari sampel B seorang atlet Malaysia. Saat ini, Lee masih menunggu jadwal hearing yang rencananya digelar BWF bulan mei mendatang. Berdasarkan informasi yang didapat, Lee Chong Wei menyanggah menggunakan doping dengan sengaja dan segera mengajukan bukti-bukti saat hearing sehingga Lee berharap dapat segera mengikuti kualifikasi untuk Olimpiade Rio 2016 tahun depan. Indonesia sendiri hanya menempatkan Tommy Sugiarto di peringkat kesepuluh dengan poin 49453. Di ajang All England 2015, Tommy harus angkat koper di pertandingan pertama setelah dikalahkan oleh wakil sesama Indonesia, Diyonisius Hayom Rumbaka. Hayom sendiri berada diperingkat ke-21dengan poin 40386.
Di tunggal putri, China masih mendominasi posisi tiga teratas pemain bulu tangkis tunggal putri terbaik dunia dengan Li Xuerui di peringkat pertama dengan poin 79214 dan Wang Shixian di peringkat ketiga dengan poin 72227, sedangkan India atas nama Saina Nehwal di peringkat kedua dengan poin 74831. Untuk tahun 2014, Li Xuerui sendiri memenangkan kejuaraan Denmark Open 2014, Maybank Malaysia Open 2014, Yonex Japan Open 2014, dan BCA Indonesia Open 2014 dan menjadi finalis di French Open 2014, All England Open 2014, Sunrise India Open 2014, 2014 OUE Singapore Open, dan BWF World Championships 2014. Di tahun 2015, Li baru mengikuti kejuaraan All England 2015, dimana pada ajang tersebut secara mengejutkan Li dikalahkan Sun Yu di babak 16 besar. Tahun 2014, Wang Shixian menorehkan prestasi cemerlang dengan menjuarai French Open 2014,  Yonex All England 2014 dan Sunrise India Open 2014 serta berhasil menjadi runner up pada kejuaraan Maybank Malaysia Open 2014 dan Badminton Asia Championship 2014, masuk semi final Swiss Open 2014, BCA Indonesia Open 2014 dan Australia Badminton Open 2014 dan perempat final Victor Korea Open 2014. Untuk tahun 2015, Wang Shixian dikalahkan Tai Tzu Ying di babak 8 besar All England 2015. Saina Nehwal sendiri di tahun 2015 bermain dengan gemilang setelah berhasil menjadi juara di ajang Syed Modi International Badminton Championship 2015 dan menjadi finalis All England 2015. Di tahun 2014, Nehwal juga menjadi kampiun di ajang Thaihot China Open 2014 dengan mengalahkan tunggal putri asal Jepang, Akane Yamaguchi dan berhasil masuk babak semifinal BWF Dubai Superseries Final. Pemain asal Korea Selatan yaitu Sung Ji Hyun di peringkat kelima dengan poin 70704 setelah berhasil menjadi runner up di ajang BWF Dubai World Superseries Finals 2014. Wang Yihan berada di peringkat keenam dengan poin 67831. Wang Yihan sendiri juga menorehkan prestasi bagus di tahun 2014 dengan menjuarai Victor Korea Open 2014 dan Swiss Open 2014 serta masuk perempat final di Maybank Malaysia Open 2014. Sayangnya untuk kejuaraan Yonex All England 2014 dan Sunrise India Open 2014, langkah Wang Yihan hanya sampai babak semi final setelah selalu kalah dari Wang Shixian. Tahun 2015, Wang Yihan dikalahkan Saina Nehwal di babak 8besar All England 2015. Indonesia pun tidak menempatkan wakilnya di 10 besar bulu tangkis dunia tunggal putri. Yang menarik adalah prestasi yang diukirkan oleh Carolina Marin (Spanyol) yang berada di peringkat keempat dengan poin 72098 dimana Marin berhasil menjadi juara di BWF World Championships 2014 setelah menundukkan Li Xuerui dalam pertandingan tiga set ketat, 21-17 17-21 18-21 dalam tempo 1 jam 19 menit. Tahun 2014 ini, Carolina Marin berhasil menjadi juara di beberapa ajang seperti 2014 Intersport European Championships, BWF World Championship 2014, dan berhasil menjadi finalis di ajang Australian Badminton Open 2014 dan Spanish Open 2014. Di tahun 2015, Marin berhasil menjadi runner up di ajang Syed Modi International Badminton Championships 2015 dan German Open 2015. Kemenangan paling mengejutkan yang ditunjukkan oleh Marin adalah kemenangannya atas Saina Nehwal di final All England 2015 dengan skor 21-16, 14-21, 7-21 dalam tempo 1 jam 02 menit. Kemenangan ini, membuat Marin mencetak sejarah baru dengan menjadi pebulutangkis pertama Spanyol yang berhasil meraih gelar tertinggi All England. Gemilangnya permainan yang ditorehkan Marin sepertinya akan terus berlanjut untuk beberapa ajang kejuaraan bulutangkis lainnya di tahun 2015 ini. Untuk kategori pebulutangkis putri, Indonesia tertinggal jauh dengan China, Jepang, Korea, Thailand, bahkan Spanyol. Peringkat terbaik Indonesia di tunggal putri dipegang oleh Adrianti Firdasari yang berada di posisi ke-32 dengan poin 33066. Lindaweni Fanetri di posisi ke-49 dan Maria Febe di peringkat ke-46.
Di kategori ganda putra, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong menjadi ganda putra terbaik dunia dengan poin 87738. Di tahun 2014, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong selalu menjadi kampiun pada ajang yang diikuti yaitu di Yonex Japan Open 2014, BCA Indonesia Open 2014, Australia Badminton Open 2014, Jeonju Victor Korea GP 2014,  Thaihot China Open 2014, dan BWF Dubai World Superseries Finals 2014 serta menjadi runner up di ajang BWF World Championships 2014 sebelum dikalahkan oleh rekan senegaranya atas nama pasangan Sung Hyun Ko/Baek Choel Sin dan finalis Denmark Open 2014 sebelum dikalahkan ganda putra China, Fu Haifeng/Zhang Nan. Tahun 2015 ini, secara mengejutkan Lee/Yoo kalah atas ganda Denmark, Mads Petersen/Mats Kolding di babak pertama All England 2015 dengan skor 16-21, 19-21 dengan waktu 45 menit. Mathias Boe / Carsten Morgensen (Denmark) berada di peringkat kedua dengan poin 75950. Di tahun 2015, Mathias Boe / Carsten Morgensen berhasil menjadi juara di ajang Syed Modi International Badminton Championships 2015 dan sukses meraih tahta tertinggi All England 2015 setelah mengalahkan ganda China, Fu Haifeng/Zhang Nan. Di tahun 2014, ganda denmark ini berhasil menjadi juara di ajang French Open 2014, Sunrise India Open 2014, 2014 European Team Championship, dan Victor Korea Open 2014 serta menjadi finalis semifinalis di ajang Denmark Open 2014, BWF World Championship 2014, 2014 European Intersport, dan Swiss Open 2014. Peringkat ketiga sendiri ditempati Lee Sheng Mu/Tsai Chia Shin dengan poin 65898. Ganda terbaik Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menempati posisi kesembilan dengan poin 57570. Sebenarnya permainan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan terbilang cukup baik untuk tahun 2014 ini setelah berhasil memenangkan kejuaraan All England 2014, Sunrise Hongkong Open 2014, dan menjadi runner up Yonex Japan Open 2014 dan BCA Indonesia Open 2014. Di ajang Asian Games Incheon 2014, Hendra Setiawan/Moh Ahsan berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan ganda putra terbaik dunia dari tuan rumah atas nama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Namun keberhasilan tersebut tidaklah cukup dan mereka harus rela turun empat tingkat dari posisi sebelumnya. Hal yang sedikit menggembirakan untuk ganda putra Indonesia adalah saat Debby/Praven berhasil masuk semifinal All England 2015. Suatu hal yang cukup mengejutkan dan semoga permainan mereka tetap dalam performa terbaik untuk ajang-ajang lainnya.
Di ganda putri, China masih mendominasi posisi sepuluh besar ganda putri bulu tangkis terbaik dunia dengan menempatkan tiga pasangan. Tian Qing/Zhao Yunlei berhasil merebut posisi ganda putri terbaik dunia dengan poin 86182. Tian Qing/Zhao Yunlei berhasil menjadi kampiun dalam berbagai ajang di tahun 2014, yaitu Sunrise Hongkong Open 2014, LiNing BWF World Championship 2014, Australian Open 2014, BCA Indonesia Open 2014 dan menjadi runner up di ajang Thaihot China Open 2014 dan BWF Dubai World Superseries Finals 2014. Di All England 2015m Qing/Zunlei dikalahkan Wang Xiaoli/Yu Yang di babak semifinal. Ganda putri asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berada di peringkat kedua dengan poin 77205. Ganda putri asal Denmark yaitu Kamilla Rytter Juhl/ Christina Pedersen berada di peringkat ketiga dengan poin 68170. Ganda putri Denmark ini berhasil menjadi juara di ajang Malaysia Master 2015 dan German Open 2015. Luo Ying/Luo Yu berada di peringkat keempat dengan poin 67730. Indonesia hanya menempatkan Nintya K Maheswari/Greysia Polii berada di peringkat ketujuh dengan poin 57787. Nintya/Greysia bermain cukup baik tahun 2014 dengan menjuarai Yonex Open Chinese Taipei 2014, runner up swiss open 2014, semifinalis victor korea open 2014 dan prestasi yang membanggakan adalah memperoleh medali emas Asian Games 2014 setelah di partai semifinal mengalahkan ganda no 1 asal China, Bao Yixin/Tang Zinhua dan di partai final mengalahkan ganda terbaik Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Emas pertama Indonesia di ganda putri bulutangkis pada Asian Games setelah 36 tahun puasa gelar. Sedangkan di tahun 2015, pencapaian terbaik Nintya/Greysia adalah masuk babak perempat final All England 2015 dan Malaysia Master 2015.
Selain di ganda putra, ganda campuran merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan Indonesia dalam berbagai ajang walaupun akhir-akhir ini terjadi sedikit kemunduran prestasi atlet Indonesia. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir berada di peringkat keempat dengan poin 63320, Riki Widyanto/Puspita Richi Dili berada di peringkat kedelapan dengan poin 54700. Di tahun 2015, Riki/Puspita meraih hasil manis dengan menjadi kampiun di ajang Syed Modi International Badminton Championship 2015. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir sendiri meraih hasil yang cukup baik di tahun 2014 setelah berhasil menjadi juara di 2014 OUE Singapore Open 2014 dan All England 2014 dan menjadi semifinalis di Maybank Malaysia Open 2014, Yonex-Sunrise India Open 2014 dan BCA Indonesia Open 2014. Di tahun 2015, Tontowi/Lilyana gagal mempertahankan gelarnya di ajang All England 2015 setelah dikalahkan ganda campuran asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Peringkat pertama ditempati wakil China atas nama Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan poin 78530 dan ganda campuran Denmark, Joachim Fischer Nielssen/Christina Pedersen dengan poin 77274 berada di peringkat kedua. Xu Chen/Ma Jin berada di peringkat ketiga dengan poin 63560.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar